Program Santunan Modal Berdagang: Sinergi KKS Proibu & IMSA untuk Pemberdayaan Dhuafa
Pada bulan Desember 2023, Koperasi Konsumen Syariah (KKS) Proibu Ukhuwah Bekasi bersama Indonesian Muslim Society in America (IMSA) meluncurkan Program Santunan Modal Berdagang. Program ini dirancang untuk membantu masyarakat dhuafa yang memiliki semangat berdagang namun terkendala modal usaha, sehingga mereka dapat berdaya dan mandiri secara ekonomi.
Program ini menegaskan komitmen kedua lembaga dalam menghadirkan solusi nyata atas permasalahan kemiskinan dan keterbatasan akses permodalan. Melalui pendekatan syariah, program ini menawarkan bantuan finansial tanpa beban bunga, sekaligus mengedepankan nilai sosial dan spiritual.
Penerima Manfaat
Pada tahap awal, sebanyak 15 orang dhuafa terpilih sebagai penerima manfaat. Mereka mendapatkan akses pinjaman modal usaha tanpa bunga (qardhul hasan), yang digunakan untuk memulai atau mengembangkan usaha kecil mereka. Mekanisme ini dipilih agar penerima manfaat dapat berkembang tanpa terbebani oleh praktik riba.
Tujuan Program
Program Santunan Modal Berdagang memiliki beberapa tujuan utama yang berfokus pada aspek ekonomi dan sosial, antara lain:
- Mendorong kemandirian ekonomi melalui aktivitas usaha yang produktif dan berkelanjutan.
- Memberikan akses modal yang adil tanpa bunga, sehingga dhuafa dapat memulai usaha dengan lebih ringan.
- Menumbuhkan budaya tanggung jawab, usaha mandiri, serta semangat berdagang yang sesuai dengan nilai-nilai Islam.
Dampak Sosial dan Spiritualitas
Selain memberikan dukungan finansial, program ini juga mengedepankan aspek sosial dan spiritual. Para penerima manfaat tidak hanya didorong untuk mengembangkan usahanya, tetapi juga ditanamkan nilai-nilai amanah, kejujuran, dan keikhlasan. Dengan demikian, mereka dapat tumbuh menjadi pelaku usaha yang tidak hanya sukses secara ekonomi, tetapi juga kuat dalam karakter dan moral.
Komitmen Jangka Panjang
KKS Proibu dan IMSA berharap program ini dapat terus diperluas dan menjangkau lebih banyak masyarakat dhuafa di masa depan. Dengan semakin banyaknya penerima manfaat, diharapkan dampak positif dari program ini dapat menjadi solusi berkelanjutan dalam mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat.
Melalui Program Santunan Modal Berdagang, sinergi antara lembaga lokal dan komunitas internasional muslim menunjukkan betapa pentingnya kolaborasi lintas batas dalam menjawab tantangan ekonomi umat. Inisiatif ini menjadi langkah nyata untuk mencetak lebih banyak pedagang mandiri, tangguh, dan berdaya saing.
